La Pascualita - Mayat Yang Diawetkan Menjadi Manekin

La Pascualita adalah manekin yang mengenakan busana pengantin yang telah menempati etalase sebuah toko di Chihuahua, Meksiko, sejak 75 tahun silam. Banyak gosip beredar yang mengatakan bahwa sebenarnya La Pascualita bukanlah boneka manekin, tetapi mayat anak perempuan pemilik toko sebelumnya yang diawetkan dengan sempurna.

Selama bertahun-tahun pengunjung La Pascualita semakin banyak. Tidak hanya dari Meksiko saja, tetapi para turis luar negeri pun tertarik untuk melihat manekin tersebut. Mereka ingin memastikan dengan mata sendiri apakah La Pascualita hanya boneka manekin atau mayat yang diawetkan. Melihat tampilannya yang begitu "manusiawi", banyak orang yang pulang dengan kesimpulan La Pascualita adalah mayat yang diawetkan.


La Pascualita pertama kali dipajang di etalase toko pada bulan Maret 1930 dengan mengenakan gaun pengantin musim semi. Tidak perlu waktu lama bagi La Pascualita untuk menarik perhatian. Dengan mata, rambut, dan kulit yang tampak seperti orang sungguhan, orang-orang tidak bisa melepaskan pandangan darinya. Karena kemiripan manekin tersebut dengan pemilik toko pada saat itu, Pascuala Esparza, mereka pun menyimpulkan bahwa La Pascualita adalah mumi anak pemilik toko yang meninggal ketika hari pernikahannya karena digigit oleh laba-laba Black Widow. Pascuala pun menyangkal rumor tersebut, tetapi saat itu sudah terlambat. Tidak ada lagi yang mau mempercayai perkataannya.

Ada beberapa cerita yang bikin kita sedikit merinding mengenai manekin ini. Ada yang mengatakan mata La Pascualita bergerak dan mengikuti orang di sekitar toko. Ada juga yang mengatakan pada malam hari dia akan menggeser posisinya di etalase.





Pakaian yang dikenakan La Pascualita akan diganti 2 kali dalam seminggu di balik tirai tertutup. Sonia Burciaga, seorang pekerja toko, berkata, "Setiap kali saya berada dekat La Pascualita tangan saya berkeringat. Tangannya sangat realistis dan ia bahkan memiliki varises di kakinya. Saya percaya dia adalah orang sungguhan."


0 comments:

Post a Comment